Ops Yustisi Kota Tanjung Balai, Langgar Prokes 120 Warga Ditindak

Polres Tanjungbalai - Personel Polres Tanjungbalai bersama Kodim 0208/Asahan dan Pemko Tanjungbalai melaksanakan Patroli Skala Besar dan Operasi Yustisi, Sabtu (16/10/2021) malam.

Sasaran lokasi kegiatan itu Jalan Jenderal Sudirman depan Polsek Tanjungbalai Selatan, Rumah Makan AJK Resto, Jalan Jenderal Sudirman, Cafe Teras Atok,.Jalan Jenderal Sudirman, Rumah Makan Ayam Penyet Syahira, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Lintas Jenderal Sudirman Km7 Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.

Kegiatan itu dipimpin Kasat Sabhara AKP Nasib Manurung, SH bersama Kasat Lantas AKP HW. Siahaan, SH dan Pawas Iptu S. Siahaan beserta personel dari Polri 25 orang Kodim 5 orang, Satpol PP 5 orang, BPBD 5 orang, dan Dishub 5 orang.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi SH SIK melalui Kasat Sabhara AKP Nasib Manurung, SH menyampaikan tujuan kegiatan tersebut upaya Polres Tanjungbalai bersinergi dengan TNI dan Pemko Tanjungbalai dalam mencegah gangguan Kamtibmas dan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di Kota Tanjungbalai.

Cara bertindak melakukan patroli mobile ke tempat rawan terjadinya tindak pidana dan pelanggaran lalulintas serta pelanggaran Protokol Kesehatan.

Memberi imbauan kepada warga dan pengelola kafe/rumah makan agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan dengan cara (5M) yakni memakaiasker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Selanjutnya, memberi tindakan fisik dan teguran lisan yang bersifat mendidik (edukasi) kepada pelanggar  Protokol Kesehatan khususnya tidak menggunakan masker dan menjaga jarak.

Membagi masker kepada para pelanggar Protokol Kesehatan dan warga yang membutuhkan.

“Dalam giat itu jumlah pelanggaran yang ditindak 120 orang dengan rincian tidak menggunakan masker 80 orang kerumunan/tidak menjaga jarak 40 orang”, terangnya.

Sementara teguran kepada pengelola kafe dan rumah makan berjumlah 3 orang. Sedangkan sanksi teguran berjumlah 75 orang dan sanksi tindakan fisik (push up) 45 orang, dan pembagian masker kepada masyarakat berjumlah 150 helai masker.